Tampung Aspirasi Pedagang Bupati Blusukan Pasar.

Bupati Rembang Abdul Hafidz didampingi camat Pamotan M. Mahfudz foto bersama dengan pedagang usai berdialog

Pamotan – Bupati Rembang H. Abdul Hafidz didampingi  jajaran Dinas Indakop, Camat pamotan , Kasi Trantib dan Polsek Senin Pagi (4/03/2019) melakukan Kunjungan Kerja dilingkungan Pasar dan Terminal Pamotan. Kegiatan tersebut untuk memantau kondisi pasar dan menampung aspirasi para pedagang.

rMenurut keterangan Camat pamotan M. Mahfudz  dari hasil kunjungan  lapangan ini untuk melihat dari dekat kondisi  pasar yang perlu mendapatkan perbaikan. Diantaranya rencana pemugaran dan peninggian los ikan menjadi permanen , perbaikan los baru lanjutan tahun kemarin perbaikan jalan setapak dilingkungan dipasar . perbaikan kanopi, Pebaikan pagar yang roboh, dan penambahan dan penataan penerangan  pasar pamotan.

“, Ada beberapa skala prioritas perbaikan infrastruktur pasar pamotan dan segera kita usulkan dalam APBD  perubahan  . Ini sesuai hasil sidak dilapangan dan masukan para pedagang dan segera bisa ditindaklanjuti “Ujar Bupati.

Selain melakukan pemantauan dipasar Pamotan Bupati juga menyoroti drainase di lingkungan terminal pamotan  yang tidak berfungsi , sehingga ketika ada hujan deras air menggenangi badan jalan.  Kondisi ini diminta segera  diusulkan untuk dibuatkan saluran  gorong-gorong baru.

Dalam kesempatan tersebut bupati juga bedialog langsung dengan para pedagang  untuk menampung aspirasi dan keluhan mereka . Bupati dalam kesempatan tersebut berpesan kepada para pedagang tetap  menjaga kebersihan, ketertiban, dan keindahan  di lingkungan Pasar. (Affandi)  

Optimalkan Peran Pokja.

Pamotan--Tim Pengerak PKK Kabupaten Rembang baru-baru ini (28/2) melakukan pembinaan TP PKK kecamatan Pamotan. Pembinaan  wilayah ini bertujuan untuk gencar menjalankan 10 program yang sudah dicanangkan.

Dalam Kesempatan tersebut Wakil Ketua   TP PKK kabupaten Rembang Ny Vivit Ardiyanto mengatakan, kegiatan bina wilayah di kecamatan ini sangat penting dilakukan, karena akan  berdampak terhadap kualitas hidup masyarakat, sehingga kegiatan di masing-masing Pokja diminta dioptimalkan agar dapat menggerakan kader PKK dalam menjalankan 10 program PKK.

“Untuk itu pembinaan kader PKK sangat lah penting, program yang ada dimasing-masing Pokja dioptimalkan untuk  menggerakkan masyarakat agar pentingnya pola hidup sehat yang ada dalam 10 program dapat terwujud,” ujar Vivid

Ketua TP PKK Kecamatan pamotan  Ny. Mujinah Mahfudz mengatakan  Dengan adanya Pembinaan dari TP PKK kabupaten diharapkan TP PKK kecamatan Bisa lebih maju lagi dan baik dalam menjalankan program kerja.

Saya ucapkan selamat datang Rombongan TPP Kabupaten Rembang . dengan pembinaan dan bimbingan ini bisa lebih maju dan baik lagi dan memberikan manfaat “, Kata Mudjinah.

Camat Pamotan M. Mahfudz selaku Pembina TP PKK kecamatan Pamotan berharap   program pemberdayaan masyarakat bisa lebih dioptimalkan, beberapa permasalahan menyangkut masalah kesehatan seperti kasus Demam berdarah, Angka kematian ibu dan anak (AKI dan AKB) bisa ditekan .

“,Gerakan PKK dengan 10 program pokoknya diharapkan bisa  menyentuh seluruh aspek kehidupan masyarakat ke pelosok desa,. Sepuluh program itu dalam implementasinya senantiasa mengikut sertakan masyarakat secara aktif mulai dari proses perencanaan, pelaksanaan pengendalian dan pemeliharaan”. Imbuhnya.(Affandi)

Hasil Musrengbangcam Bisa Akomodir Aspirasi Masyarakat.

Pamotan- Aspirasi Hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan (Musrengbancam) Pamotan dari masing-masing desa diharapkan bisa terakomodir.

Hal tersebut disampaikan oleh Camat Pamotan M. Mahfudz pada acara pembukaan Musrengbancam di pendopo kecamatan Pamotan Hari Rabu (20/2/2019)

Mahfudz lebih lanjut mengatakan, Musrengbangcam diselenggarakan dimaksudkan untuk menambah dan menyepakati hasil dari musrengbangdes untuk diprioritaskan dalam usulan kegiatan prioritas dikecamatan. Disamping itu untuk melakukan klarifikasi prioritas kegiatan yang diusulkan dalam Musrengbangcam.

Dijelaskannya, dari 23 desa dikecamatan pamotan di tahun 2019 telah digelontorkan Dana desa (DD) sebesar 22, 143 Milyar. Bahwa prinsip pelaksanaan DD masyarakat ikut mengawal dan DD dilaksanakan melalui padat karya dan swakelola.

“Saya mengingatkan desa  bahwa prinsip pelaksanaan penggunaan dana desa adalah  masyarakat bisa ikut mengawal dan program kegiatannya melibatkan masyarakat melalui padat karya, melalui swakelola dan tidak boleh dipihak ketigakan”, Ungkapnya

Kepala Bappeda kabupaten Rembang Sri Wahyuni mengatakan, penekanan Musrengbancam tahun ini untuk perencanaan di tahun 2020. Proses ini harus dilalui apa yang menjadi prioritas di desa untuk dibawa dikecamatan yang sebelumnya sudah  dibahas dalam musrengbangdes. Kemudian ditingkat kecamatan akan disaring dan diusulkan dalam Musrengbangkab dan ditindaklanjuti ditingkat propinsi.    

Sri wahyuni menyampaikan tahun 2010 merupakan tahun ke 5 Pemerintahan Bupati H. Abdul Hafidz dan Wakil bupati Bayu Andriyanto salah satu visi misi pembangunan, diantaranya pengembangan kewirausahaan dan penguatan ekonomi kerakyatan menuju  kemandirian. Dengan membangun kemandirian ekonomi dan mengupayakan  pengentasan kemiskinan dengan baziz daerah .

“salah Satu visi misi  Bupati dan wakil bupati Rembang berupaya mengentaskan angka kemiskinan. Tercatat hingga Tahun 2020 Angka kemiskinan  diterget turun menjadi 15,4 Persen (turun 2,9%). Sampai tahun 2021 menarget angka kemiskinan turun mencapai 11,5 persen, walaupun dirasa berat  apabila dilaksanakan bersama tentu akan tercapai “, Katanya.

Musrengbancam yang dihadiri Forkopincam, Kepala Bappeda perwakilan dari  OPD , Tomas dan Toga, UPT Dinas instansi, kepala desa . TP PKK desa, anggota DPRD, PKH, PLD dan PD diakhiri dengan diskusi .(Affandi)

KPMD TERLIBAT PERENCANAAN DAN USULAN DESA

Pamotan– Keberadaan  kader pemberdayaan masyarakat desa (KPMD) yang berada dimasing-masing desa diharapkan mampu memberikan suppot mulai perencanaan dan pelaksanaan  di forum-forum di tingkat desa, Rt maupun RW.

Hal tersebut disampaikan Camat Pamotan M. MAhfudz saat memberikan pengarahan pada Rakor KPMD desa se kecamatan Pamotan hari Jumat (15/02/2019).

Mahfudz mengatakan, sesuai filosofi Undang undang  nomor 6 tahun 2014 tentang desa, diharapkan  desa menjadi mandiri dan mempunyai kemampuan mengurus rumah tangga sendiri , bisa mengatur urusan rumah tangga desa baik dibidang pemerintahan, pembangunan, dan pemberdayaan masyarakat .

Untuk itu sebagai kader yang ada didesa tidak hanya diam saja melihat pembangunan yang sedang berlangsung, tetapi diharapkan terlibat terhadap perencanaan maupun usulan  dan bisa langsung disampaikan dalam forum yang ada di desa.

“,Panjenengan  yang masuk kepengurusan FKPMD di desa jangan diam saja melihat pembangunan yang sedang berlangsung,  harus terlibat baik perencanaan maupun usulan dan tolong disampaikan dalam forum- forum yang ada , salah satunya Musrengbangdes sangat strategis untuk diikuti dan dikawal agar masyarakat peduli dengan lingkungan. “, Ungkapnya.

Koordinator Forum KPMD kecamatan Pamotan Supriyono mengatakan, agar keberadaan KPMD tidak dicap sebagai  lembaga yang mandul, seluruh pengurus harus mampu memberikan kontribusi nyata  berupa usulan dan ide pembangunan bagi masing-masing desa.

“,Saya berharap seluruh angota KPMD punya visi dan misi membangun desa terutama mendorong partisipasi dan gotong-royong masyarakat untuk terlibat secara aktif dalam proses pembangunan desa. Mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga pengendaliannya.”, Imbuhnya .

Dalam Rakor  tersebut juga  terbentuk kepengurusan  Forum koordinasi  kader KPMD kecamatan Pamotan tahun 2019 , dan diketuai oleh Supriyono.(Affandi)

PKK Desa Sendangagung Menuju Tertib Administrasi Untuk Torehkan Prestasi

Pamotan-Temu dialog dan Pembinaan hari Rabu (13/2/2019) digelar TP PKK kecamatan Pamotan kepada para pengurus PKK Desa Sendang Agung. Kegiatan yang berlangsung di balai desa setempat diikuti seluruh  pengurus baik itu Ketua, Bendahara dan Sekretariat serta Pokja I, II, III dan IV. maupun Dasa wisma, bertujuan  untuk  memperbaiki pengelolaan administrasi. Selain itu untuk mendukung 10 kegiatan program pokok PKKK dan program kerja PKK agar dapat berjalan secara optimal.

Dalam pembinaan tersebut wakil ketua TP.PKK kecamatan Pamotan Hj. Mubtahijatunnur menyampaikan pesan untuk bersama-sama meningkatkan sinergitas, koordinasi kegiatan Tim Penggerak desa dengan kecamatan maupun  Kabupaten, Menyusun rencana kerja Tim Penggerak PKK Desa sesuai hasil pembinaan dan menginformasikan, mengkonsultasikan Rencana Kerja TP PKK Desa kepada Kepala Desa melalui Musyawarah Desa agar nantinya diikutkan di Musrenbang Desa.

Dipesan pula bagi kader TP PKK desa untuk  melaksanakan Tertib Administrasi PKK,Mengadakan pembinaan dan bimbingan mengenai pelaksanaan program kerja, menggerakkan kelompok PKK dusun / lingkungan RT, RW dan Dasawisma agar dapat mewujudkan kegiatan Tim Penggerak PKK,

“,Pembinaan Administrasi PKK menuju Tertib Administrasi PKK Desa dapat menjadi salah satu indikator keberhasilan pengelolaan organisasi, termasuk PKK Desa Sendangagung. Tertib administrasi ini dapat mempermudah pelaksanaan perencanaan, evaluasi dan pelaporan kegiatan PKK Desa”,katanya.

Sekertaris TP PKK Kecamatan Pamotan Ny. Sri Mulyorini mengatakan, dari pembinaan ini selain untuk menumbuhkan Inovasi dan pemberdayaan masyarakat, pembinaan ini juga untuk  mengetahui permasalahan/ hambatan yang masih belum terpecahkan. Pada kesempatan ini diberikan  petunjuk  dalam pengisian administrasi sehingga kader kader wisma tidak merasa ragu dalam pengian buku.

Ketua TP PKK desa Sendangagung Ny.Mulyati Ahmadi mengatakan, Pembinaan ini ditujukan kepada para pengurus PKK Desa Sendangagung dengan tujuan memperbaiki pengelolaan administrasi.  

“,Saya mengajak kepada ibu-ibu PKK mulai dari tingkat dasa wisma sampai tingkat desa untuk bangkit dan memiliki semangat untuk mengadakan pembenahan administrasi sebagaimana  yang diamanatkan dalam rakernas  PKK “,Imbuhnya.(Affandi)

Camat; APBDes Segera Ditetapkan DD Segera Digunakan

Pamotan – Kepala Desa diharapkan segera menetapkan Perdes tentang APBDes bulan Pebruari ini, langkah ini sejalan dengan tahapan Dana Desa Tahap Pertama bisa dicairkan. Hal tersebut dikatakan Camata Pamotan M. Mahfudz pada kegiatan Sosialisasi Perbup Nomor 63, 64, 65, 66 dan 67 tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan APBDesa Pengelolaan Keuangan Desa, ADD, DBHPRD dan DD di Pendopo Kecamatan Pamotan Hari Selasa (12/2/2019).

Mahfudz dihadapan kepala desa , perangkat desa dan kepala BPD menyampaikan, memasuki bulan pebruari ini pasca sosialisasi , Perdes tentang APBdes bisa segera ditetapkan, karena secepatnya dana desa (DD) pada minggu ke 3 bulan Pebruari ini  bisa langsung dicairkan dan digunakan.

Diingatkan pula , sesuai surat edaran Komisi Pemberantasan korupsi (KPK) agar pelaksanaan kegiatan pembangunan tidak dimanfaatkan oleh  pihak pihak tertentu,menjelang  pelaksanaan kampanye pemilu, pembangunan yang dipihak ketigakan untuk sementara ditunda pelaksanaannya sampai dengan selesai pemilu

Lanjut Mahfudz, Kondisi ini  biSa berdampak pada kurangnya penyerapan pendapatan dan pekerjaan masyarakat, Untuk mengisi kekosongan ini ,  bupati berpesan  percepatan pencairan Dana desa segera dilaksanakan .  jangan sampai pada bulan april mendatang pada pelaksanaan sensus ekonomi yang dilaksanakan oleh BPS  masyarakat tidak punya pekerjaan.

Sementara itu kepala Dinpermades kabupaten Rembang Sulistiyono saat mensosialisasikan Perbup 63 sampai 67 tahun 2018  mengatakan, dengan terbitnya perbup ini,  diharapkan pelayanan  masyarakat di desa secara umum semakin baik dan cepat, pembangunan berjalan lancar, tentunya apabila ada kekurangan perlu dievaluasi .

“Kami harapkan Kerjasama pihak Desa, dengan kecamatan kegiatan pemberdayaan dan pembangunan bisa dilaksanakan  sesuai dengan  perencanaan dan tahapan  sejalan Perbup yang telah disosialisasikan”, Ungkapnya.

Sulistiyono juga nengajak ditahun politik ini dalam melaksanakan program pembangunan lebih berhati hati .(Affandi)

IPNU IPPNU Bisa Support Kegiatan Pembangunan

Pamotan-  Program –program pemerintah yang sedang berjalan dan dilaksanakan tidak akan bisa berjalan sendiri tanpa ada dukungan komponen lain.

Hal tersebut disampaikan Camat Pamotan M. Mahfudz saat membuka kegiatan Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan pamotan Hari Sabtu (09/2/2019) di Mapolsek Pamotan,

Camat mengatakan, pemerintah sangat mendukung adanya sinergitas dengan kelompok masyarakat,  salah satunya keberadaan IPNU IPPNU, karena  kegiatan pemerintah tidak bisa berjalan sendiri dan harus mendapat  dukungan dari berbagai komponen yang ada ditengah masyarakat.

“,Diakui program pemerintah tidak bisa berjalan sendiri, harus ada dukungan dari komponen lain salah satunya IPNU IPPNU”, Ungkap Mahfudz.

Untuk itu program –program pemerintah, seperti penanganan kesehatan, Demam Berdarah Dengeau (DBD) maupun kegiatan pembangunan yang mampu mendorong peningkatan perekonomian masyarakat perlu mendapatkan support .

Pimpinan anak cabang IPNU kecamatan Pamotan Emamul Masfuk mengatakan, Kegiatan Makesta diikuti 125 peserta dengan harapan tidak hanya mampu mencetak kader-kader NU yang mandiri, dan mumpuni saja , tetapi juga  peduli dengan lingkungan  sosial disekitarnya.

Menurutnya, Pola kaderisasi ini diharapkan akan  meningkatkan rasa nasionalisme dan kebangsaan,  khususnya di dikalangan NU dan umat islam umumnya. (Affandi)

Rakor Penyusunan DPTb dan DPK

Pamotan- Menjelang pelaksanaan pemilu 17 April 2019 mendatang Panitia Pemilihan kecamatan (PPK) kecamatan Pamotan berkoordinasi dengan  KPU Kabupaten Rembang mengadakan Rapat Koordinasi (rakor) penyusunan daftar pemilih Tambahan (DPTb) dan Daftar Pemilih Khusus (DPK). Rapat koordinasi yang digelar di Pendopo Kecamatan Pamotan  ini dilaksanakan dengan mengundang panitia pemilihan suara desa se kecamatan Pamotan, Jumat  (08/2/2019).

Ketua PPK Kecamatan Pamotan Ahmad Kholil menyampaikan  syarat pindah pilih yaitu terdaftar di DPT dan memenuhi keadaan tertentu.  antara lain menjalankan tugas, menjalani rawat inap, menjalani rehabilitasi narkoba, penyandang disabilitas di panti sosial, menjadi tahanan LP, tugas belajar, pindah domisili dan tertimpa bencana alam.

“Pengurusan pindah pilih dapat dilakukan melalui 2 cara, dengan mengurus form A5 dari PPS asal atau mengurus A5 di KPU kabupaten/kota tujuan, Pengurusan A5 ini paling lambat 3 hari sebelum pemungutan suara. Nantinya Daftar pemilih pindahan ini di TPS dicatat dalam form model A.4-KWK”,Ungkapnya

Khusus untuk  pemilih tambahan adalah pemilih yang tidak terdaftar di DPT tetapi memenuhi syarat sebagai pemilih. Pemilih tambahan dapat menggunakan hak pilihnya pada hari pemungutan suara dengan dimasukkan dalam DPTb di TPS yang sesuai dengan alamat Pemilih yang bersangkutan menggunakan formulir Model A.Tb-KWK.

Kholil menambahkan, suksesnya agenda nasional yang  tinggal dua bulan lagi ini adalah menjadi tanggungjawab bersama. Kemudian, suksesnya hajat ini juga harus didukung oleh partisipasi dari pemilih.(Affandi)

Prasasti Sambikalung Diusulkan Menjadi Destinasi Wisata

 Pamotan-Prasasti sambikalung Desa/kecamatan Pamotan  akan diusulkan  menjadi destinasi wisata baru kepada Dinas kebudayaan dan pariwisata  kabupaten Rembang

Destinasi ini diharapkan dapat mendorong peningkatan perekonomian warga . Hal ini disampaikan Pj Kepala desa Pamotan M. Imron disela-sela meresmikan rumah prasasti Sambikalung  baru- baru ini.  (04/2). 

Imron menjelaskan, selama ini masih banyak tempat-tempat yang memiliki potensi dan daya tarik untuk dijadikan sebagai destinasi baru, namun belum digarap secara maksimal.  Untuk itu Sebagai wujud kepedulian atas adanya peninggalan budaya dan sejarah pihak desa telah mengalokasikan anggaran sekitar 15 Juta dibantu swadaya warga membuatkan  rumah prasati sambikalung.

 ‘kita berharap usulan Prasasti sambikalung menjadi tujuan destinasi wisata bisa menjadi pertimbangan  Dinbupar Kabupaten Rembang,  krena prasasti ini sangat unik dan belum tergali oleh arkeolog yang menelitinya. Khususnya tulisan jawa kuno berjajar halus kecil-kecil masih menjadi misteri”, Ungkap Imron.

Ketua RW 07 Dusun Sambikalung Trimo mengatakan, keberadaan prasasti Sambikalung penting  dilestarikan  untuk anak cucu kita nantinya. Dengan banyaknya peninggalan sejarah dan budaya di desa Pamotan pihak desa bisa mengusulkan desa Pamotan menjadi tujuan   destinasi wisata.

Usulan Pj Kades Pamotan  kami aptresiasi dan kami sangat mendukungnya, karena di desa Pamotan banyak peninggalan sejarahnya,  ada kampong budaya ,maupun  kampong industrnya “, Imbuh Trimo.

Sebelumnya keberadaan Prasasti Sambikalung Pernah menjadi daya tarik peneliti asing dari  Perancis Dr. Veronique Blood bersama pakar arkeologi nasional Prof. Agustianto saat berada di kabupaten Rembang.

Peneliti Perancis tertarik prasasti  Sambikalung karena selain ukurannya besar juga terdapat tulisan kecil huruf kuno berjajar rapi yang diperkirakan usianya ratusan tahundan hingga kini isinya belum tergali.

Keberadaan situs sambikalung awalnya terdapat dipohon kesambi, Muncul secara keseluruhan setelah pohon kesambi tumbang tahun 1994 dan telah dilaorkan ke Balai Arkeologi. Namun keberadaannya masih Misteri.(Affandi)

Lokakarya Mini Lintas Sektor Kesehatan Ada Langkah Nyata .

Pamotan- Camat Pamotan M. Mahfudz Kamis Pagi  (07/02) Pimpin Lokakarya lintas sector di UPT Puskesmas Pamotan.

Kegiatan dihadiri Jajaran Forkopincam, kepala UPT dinas instasi kecamatan, perwakilan kepala desa , TP PKK , Tokoh Agama, dan tamu undangan.

Dalam sambutannya Camat Pamotan mengatakan, kegiatan Lokakarya mini lintas sector OPD tehnis, dengan pelaku bidang kesehatan diharapkan bisa menyatukan visi dan misi bersama mewujudkan masyarakat Pamotan yang sehat.

Langkah ini sebagai bentuk sinergitas sesama OPD dan masyarakat khususnya Kepala desa dan jajarannya dalam menyatukan langkah dan upaya pencegahan penyakit tidak menular di tengah masyarakat.

“. Perlu kita cermati gerakan-gerakan kesehatan yang harus kita upayakan untuk mencapai tujuan masyarakat sehat jasmani dan rohani. Sejauh  mana peran yang kita mainkan  semua bisa terlibat, khususnya penanganan kesehatan yang menjadi perhatian diantaranya kasus AKB, DB, TBC maupun stunting “, Ungkapnya.

Kepala UPT Puskesmas Pamotan dr. Nur Khotib menyebutkan, UPT Puskesmas Pamotan mempunyai  visi dan misi menyelenggarakan pelayanan kesehatan yang bermutu, merata dan terjangkau bagi masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Pamotan

Selain itu mengembangkan pelayanan kesehatan yang berorientasi pada kepuasan pelanggan dan mendorong kemandirian masyarakat Pamotan untuk hidup sehat dengan meningkatkan peran serta masyarakat dalam upaya kesehatan baik promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif

“.Dari lokakarya ini kami harap ada upaya nyata sinergitas lintas sector dalam mencegah dan meminimalisir penyebaran penyakit di masyarakat utamanya yang menjadi perhatian segera ditangani saat ini adalah masih tingginya kasus Demam berdarah, Angka kematian bayi, gizi buruk , TBC, maupun penanganan penyakit lainnya”, Imbuhnya. (Affandi)